Home > Pemprograman, web 3D ws > Belajar Framework CodeIgniter

Belajar Framework CodeIgniter

Kemaren beli buku CI, mudah”an hari ini bisa habis dan ngerti konsep nya. biasanya kalo buat ngerti belajar itu, dengan posting yang udah kita baca. insya allah mudah dipahamišŸ˜€

Buku nya cukup bagus dari penulis muda (Jadi pengen segera buku ku diterbitkan,hhe).

langsung tancap lokasi

Konsep MVC (Model View Controller)

ketika kita terbiasa untuk menggunakan Server side dengan PHP dan ASP, maka kita pasti berpikir bahwa koneksi ke interface lain seperti ke MySQL(Database) lebih aman ketimbang tidak menggunakan Serverside.mengapa demikian ?? coba anda klik kanan halaman web ini, apakah file php atau asp terbaca? Jawabannya pasti tidak, dan yang terbaca hanya javascript dan HTML. jangan sekali-kali menyimpan data penting anda seperti password di javascript, karena orang akan mudah membacanya.

Serverside dengan dikolaborasikan dengan konsep MVC akan lebih terstruktur dan Lebih OOP (Object Oriented Programming) (menurut saya). mengapa?

– Model –> merepresentasikan konfigurasi database anda. seperti fungsi insert, delete, select dll, kita simpan di dalam model

– view –> merupakan layout (design) halaman web kita, misalnya web ini kita klik kanan kemudian view pageSource, itu merupakan view

– Controller –> merupakan pengaturan antara koding kita (PHP) dengan layout html.

Kelebihan menerapkan fungsi MVC??? ya antara database, layout untuk client dan konfigurasi serverside lebih terpisah shingga, setiap element mengerjakan fungsinya masing-masing. oke. tanpa basa basi lagi, sekarang kita mulai penggunaan sederhana MVC dengan framework CodeIgniter(CI)

Download CI nya disini

langsung paste saja di htdocs server anda

Berikut langkah-langkahnya :

1. Masuk ke folder Application, pastikan terdapat folder model, View dan Controller (fungsinya telah disebutkan diatas)

2. Buatlah file mKendaraan.php pada model berikut programnya :

<?php
class MKendaraan extends Model
{
function mobil()
{
$kalimat = “Ini adalah Kendaraan Mobil”;
return $kalimat;
}
}
?>

3. Buatlah file cKendaraan.php pada Controllers

<?php
class Ckendaraan extends Controller
{
function index()
{
//ini adalah me load class model bernama kendaraan
$this->load->model(‘mKendaraan’,”,TRUE);
//memanggil function mobil dalam mKendaraan
$data[‘kalimat’]=$this->mKendaraan->mobil();
//untuk memanggil file view kendaraan
$this->load->view(‘vkendaraan’,$data);
}
}
?>

4. Buatlah file vKendaraan.php pada views

<html>
<head></head>
<body>
<?php
echo $kalimat;
?>
</body>
</html>

Keterangan

– Sumber pengaturan ketiga file tsb adalah pada cKendaraan.php, yaitu meload model dan memanggil function di model untuk kemudian ditampilkan pada sisi client di views. sehingga apa saja yang berada pada model dapat ditampilkan di views dengan kendali controllers, yang membuat sistem ini lebih rapih dan terstruktur daripada sistem non MVC.

* Semoga bermanfaat

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s